Kenali Diabetes

Ketika kita menemukan kenyataan bahwa kita menderita diabetes, tentunya kita akan merasa cemas dan takut. Dalam bayangan kita akan timbul pertanyaan, “ Apakah saya tidak bias makan enak lagi? Apakah harus disuntik insulin setiap hari? Apakah akan terkena penyakit jantung, ginjal atau stroke? Atau mungkin kaki saya akan diamputasi?” banyak orang pada awalnya tidak tahu bahwa mereka menderita diabetes. Sungguh the silent killer.
Hal diatas mungkin dapat kita hindari jika kita mengenali diabetes. Kalau kita membicarakan diabetes tentunya tidak terlepas dari glukosa. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh di otot dan jaringan. Agar dapat melakukan fungsinya dengan baik glukosa memerlukan “teman” yang disebut insulin, hormon insulin ini diproduksi di pulau langerhans (islets of Langerhans) dalam pankreas. Ibarat kunci, insulin membukakan pintu sel agar glukosa masuk. Dengan demikian kadar glukosa dalam darah menjadi turun.
Pada penderita diabetes, ada gangguan keseimbangan antara transportasi glukosa ke dalam sel, glukosa yang disimpan di hati dan glukosa yang dikeluarkan dari hati. Akibatnya, kadar glukosa dalam darah meningkat dan kelebihan ini keluar melalui urine. Oleh karena itu urine menjadi banyak dan mengandung gula. Penyebab keadaan ini hanya dua, pertama pankreas kita tidak mampu lagi memproduksi insulin. Kedua sel kita tidak memberi respon pada kerja insulin sebagai kunci untuk membuka sel sehingga glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel.
Kadar glukosa dalam darah kita berfluktuasi sepanjang hari dan setiap saat, tergantung pada makanan yang masuk dan aktifitas fisik kita. Apabila puasa semalam, normal glukosa darah adalah 70 – 110 mg / dl. Kadar ini sama dengan satu sendok the gula dalam satu gallon air. Banyak diantara kita kaget dan cemas mengetahui dirinya pengidap penyakit diabetes, karena selain keluhan dan gejala berjalan perlahan dan tidak terasakan, juga gejalanya bervariasi tergantung organ mana yang terkena. Diantaranya keluhan dan gejala diabetes adalah :
1. Banyak kencing
2. Rasa haus
3. Berat badan turun
4. rasa seperti flu dan lemah
5. mata kabur
6. luka yang sukar sembuh
7. rasa kesemutan
8. gusi merah dan bengkak
9. kulit terasa kering dan gatal
10. mudah kena infeksi
11. gatal pada kemaluan.
Nah, apabila kita merasakan gejala atau keluahan diatas, segeralah periksakan darah ke laboraturium.
Diabetes sebenarnya bias di cegah. Apabila berhasil mencegahnya, kita akan terhindar dari penyakit ini. Karena penyebabnya berbeda, cara pencegahan terhadap diabetes tipe 1 dan tipe 2 pun berbeda.
Diabetes tipe 1
Diabetes tipe ini muncul ketika pancreas sebagai pabrik insulin tidak dapat atau kurang mampu memproduksi insulin. Akibatnya insulin tubuh kurang atau tidak ada sama sekali, glukosa menjadi menumpuk dalam peredaran darah karena tidak dapat diangkut kedalam sel. Diabetes tipe 1 juga disebut insulin-dependent diabetes karena si pasien sangat tergantung pada insulin. Untuk mencegah diabetes anda harus melakukan sesuatu sebelum terkena penyakit, ini disebut pencegahan primer. Apabila diabetes sudah mulai muncul dan belum terjadi komplikasi, pencegahannya disebut pencegahan sekunder. Pada pencegahan sekunder identik dengan malakukan pengobatan secara intensif.
Diabetes tipe 2
Diabetes tipe ini biasanya terjadi pada usia di atas 40 tahun, tetapi bisa juga timbul pada usia diatas 20 tahun. Pada diabetes tipe 2 ini pancreas masih dapat membuat insulin, tetapi kualitas insulinnya buruk, tidak dapat berfungsi dengan baik sebagai kunci untuk memasukan glukosa kedalam sel. Akibatnya glukosa dalam darah meningkat. Upaya yang bisa dilakukan adalah menurunkan berat badan yang berlebihan, diet rendah kalori dan kaya serat, serta rajin olah raga. Body Mass Index (BMI) perlu diturunkan menjadi normal 20 sampai 25. BMI di atas 25 termasuk kategori gemuk, sedangkan BMI 30 atau lebih disebut obesitas. Timbunan lemak di perut menyebabkan seseorang mengalami obesitas tepe sentral yang banyak menyebabkan diabetes tipe 2, dengan menurunkan berat badan 5 – 10 persen kita bisa mengurangi timbunan lemak di perut, serta mencegah diabetes dan penyakit jantung.

One thought on “Kenali Diabetes

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s