Bamulut (bahasa Banjar)

Dalam samingguan ini ulun saruan tarus, awak rasa balamak imbah makan tarus di urang bamulutan. Hanyar datang, sudah disurungi makan lawan wadai. Hmmmmmmm…. nyaman tupang! nang kada tatinggal pasti ada wadai apam. Lalu mulai urang mambaca syair habsi sambil batarbang. Imbah urang babacaan di mesjid tarus badoa, ulun disurungi makan pulang. Asa kada kawa badiri lagi kakanyangan, buliknya disangu’i pulang. Bulan mulut dasar bulan rajaki.
Aku mencoba bahasa banjar, ternyata sulit untuk menggunakannya dalam tulisan. Bahasa banjarku sudah campur aduk, karena aku dilahirkan di Barabai, dibesarkan di Kandangan dan mencari rejeki di Tanjung. Tapi aku masih mending dibandingkan adingku, meskipun dia lahir di Barabai tapi besarnya di pulau Jawa, jadi bahasa banjarnya sangat kacau.
Kandangan……..
Kandangan seperti kampung halaman kedua bagiku, aku mengawali bangku sekolah di sana, jauh di Padang Batung, jarak sekolahku dari rumah lumayan jauh sekitar 3 km yang kutempuh dengan jalan kaki. Aku sudah lupa nama sekolahku, yang kuingat sekolahku dekat dengan sebuah goa. Aku setiap pagi berangkat bersama tanteku yang duduk di kelas 5 SD dan tetanggaku yang juga sudah kelas 3 & 4. hanya aku seorang yang baru kelas 1 SD. Jadi pulangnya tidak berbarengan, tetapi aku takut pulang sendiri, setiap pulang sekolah aku selalu mampir dulu di rumah teman sekelasku dan menunggu tante untuk pulang bersama. Banyak yang kami lakukan bersama, kami mandi di sungai, pergi kekebun memetik jagung atau cuma tiduran dirumahnya sampai tanteku datang menjemput. Tapi aku sudah lupa siapa namanya dan bagaimana rupanya, tapi ada satu yang kuingat sampai kini, waktu itu kami memutuskan untuk memetik jagung di kebunnya, tetapi hari itu sungai agak dalam padahal untuk ke kebun kami harus menyeberangi sungai. Aku takut menyeberang karena aku tidak bisa berenang, lalu temanku menggendongku sampai ke seberang. Aduh temanku yang baik mungkinkah kita bertemu lagi ?

4 thoughts on “Bamulut (bahasa Banjar)

  1. wahhh ada Juriat kandangannya jua sakalinya…
    Klo kada salah ngaran kampungnya di Padang batung tu Desa Pagat Batu. parak goa kalalawar lawan banyu panas. lagi kakanakan sorang rancak banar basapidaan ke goa situ trus mandian di sungai yang arusnya lumayan daras dan barasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s