Makam Malam yang Maluuuuuu!

Dari lahir sampai sekarang belum pernah sebelumnya aku ikut atau diundang makan malam resmi. Kemudian sekitar sebulan yang lalu, datanglah undangan tersebut. Dengan hati yang riang dan semangat aku berangkat, cukup jauh juga sih sekitar 6 jam perjalanan dari kotaku. Ketika aku sampai, wowww…! Ternyata tempatnya di sebuah hotel berbintang. Ketika aku masuk sudah banyak undangan lain yang datang. Aku berusaha santai dan sedikit jaim (kayanya jaimnya banyak deh!). Akupun bergabung dengan rekan-rekanku dalam satu meja. Tampak meja makan tersusun dengan rapi, sendok, garpu, pisau, sendok agak besar tapi kecil, mangkok kecil dan piringnya bertumpuk dua, yang besar dan yang kecil (aku bingung, ngapain piring makan kok masing-masing dua?). dan serbetpun seperti kipas. Kami disuguhi hiburan tradisional Kalimantan seperti tari burung enggang, tari giring-giring, tari melayu (hadrah) yang diiringi musik panting dan lagu tradisional. Acara demi acara ku lewati, waktu sudah menunjukan pukul 9 malam, tapi acara makan malamnya belum juga dimuai, yang ada hanya pelayan mondar-mandir mengantar makanan ke meja undangan. Duh…! Perutku mulai berbunyi karena biasanya habis magrib aku sudah makan malam. Setelah sekian lama akhirnya makan malam dimulai juga…..(nyaaammmm…..). Tapi……….hik!….hik!……hik!……nasinya tidak ada, yang ada hanya salat buah, sayur dan lauk! Karena lapar banget kucampur saja semuanya, sebab mataku sudah mulai berkunang-kunang. Ketika kami menikmati makanan ada seorang pelayan yang berdiri diam di samping meja kami, kurang lebih lima belas menit salat buah di maja kami diambil dan digantikannya dengan roti dan sup susu. Kupikir nasi memang tidak disuguhkan dan diganti dengan roti tawar tersebut, sepertinya teman-temanku pun berpikiran serupa, kamipun menikmati roti tersebut. Tak berapa lama setelah itu, pelayan datang lagi dengan membawa sesuatu, dan ternyata………… …….? Naaasiiiiiiiiiii…………..man! Tapi nasi yang diidam-idamkan terlambat datang, kami sudah pada kenyang semua. He…he….he….sebenarnya nasi tersebut tidak terlambat datang, aku saja yang tidak tahu aturan makan malam internasional yang terdiri dari hidangan pembuka, hidangan inti dan hidangan penutup, jadi apa yang ada dimeja kuanggap hidangan inti semua. (malunya aku……..)

6 thoughts on “Makam Malam yang Maluuuuuu!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s