Arsip

Tonari no Totoro (My Neighbor Totoro)

Seperti janji saya pada postingan ghibli, saya akan membahas film-film produksi ghibli yang pernah saya tonton. Kali ini saya akan membahas film pertama ghibli yang saya tonton, yaitu “Tonari no Totoro” atau Totoro Tetanggaku.

my_neighbor_totoro_-_tonari_no_totoro_28movie_poster29

Film yang pertamakali beredar dengan format VHS pada tahun 1988 ini ditulis dan disutradarai oleh Hayao Miyazaki. Film ini berhasil memenangkan Anime Grand Prix prize di tahun yang sama. Fox DVD dan Disney telah membeli hak untuk mendubbing dan memproduksi ulang. Disney bahkan mengajak artis-artis terkenal untuk menjadi pengisi suaranya, seperti Dakota Fanning (Satsuki), Elle Fanning (Mei), Tim Daly (ayah), Lea Salonga (Ibu), dan Frank Welker (Totoro dan Nekobasu).  Selain cerita dan alur yang bagus, film ini juga memiliki musik yang sangat mendukung film ini. Untuk menikmati musik dan lagu-lagu yang paling menarik, berdasarkan beberapa review yang saya dapat versi originalnya adalah yang terbaik (jepang).

Tonari no totoro ini bercerita tentang dua orang saudara yang bernama Satsuki dan Mei. Mereka baru saja pindah kota bersama ayahnya (ibunya sedang dirawat di rumah sakit) dan menempati sebuah rumah yang sudah tua di kaki gunung di pinggir hutan. Di puncak gunung, terdapat sebugh kuil dengan sebatang pohon yang sangat besar. Di rumah baru, mereka mendapati bahwa rumah mereka ternyata ditempati oleh makhluk ‘tidak biasa’, makhluk hitam kecil yang suka membuat kotor rumah yang jumlahnya ratusan. Tetapi mereka menyenangi rumah baru mereka.

totoro_house

(rumah baru Satsuki dan Mei)

Di pekarangan rumah, tanpa sengaja Mei melihat dan mengikuti roh hutan (totoro) dan menemukan sebuah jalan yang menghubungkan ke pohon besar di puncak gunung, disana dia bertemu dengan raja totoro yang sedang tidur (adegan ketika Mei menyapa raja Totoro, sangat lucu). Tetapi ketika dia menceritakannya kepada keluarganya, tidak ada yang mempercayainya. Bahkan kakak perempuannya (Satsuki), mengatakannya pembohong.

totoromei

(pertemuan pertama Mei dengan Totoro)

Sampai suatu hari, ketika ayah mereka pergi ke kota dan belum kembali sampai menjelang malam. Mereka berdua pergi ke pemberhentian bis untuk menjemput ayahnya karena hari itu hujan turun, dan ayah mereka lupa membawa payung. Sekian lama menunggu, dan bis-bis yang datang tidak membawa ayah mereka, membuat mei mengantuk dan tertidur di pundak Satsuki. Ketika hari mulai gelap, tiba-tiba datang Totoro dan berdiri disamping mereka. Karena kasian melihat Totoro yang terganggu dengan rintik hujan yang membasahi kepalanya, Satsuki menyerahkan payung ayahnya untuk Totoro. Totoro memberikan sebuah bungkusan sebagai balasannya (yang isinya ternyata sebuah biji yang dapat tumbuh menjadi pohon besar dalam semalam). Tak lama kemudian, sebuah kucing besar datang. Ternyata kucing tersebut adalah sebuah ‘bis’ (nekobasu = bis kucing). Sebuah bis yang dapat mengantarkan penumpangnya kemana saja (mirip seperti bis ksatria pada film Harry Potter).

ghibli-2001-calendar-june

(nekobasu, totoro, satsuki dan mei di pemberhentian bis)

Setelah pertemuan itu, mereka menjadi berteman dengan Totoro dan mengalami berbagai petualangan bersama. Tetapi kegembiraan mereka tidak berlangsung lama, karena sebuah telegram dari rumah sakit datang mengatakan bahwa ibu mereka bertambah sakit. Ayah mereka segera pergi ke rumah sakit, Satsuki dan Mei dititipkan ke tetangga sebelah. Tetapi karena ingin memberikan jagung kepada ibunya, Mei nekat pergi sendiri ke rumah sakit. Kehilangan Mei, membuat Satsuki panik. Seluruh penduduk membantu mencari Mei, tetapi karena belum mendapatkan kabar yang baik. Akhirnya Satsuki pergi ke pohon besar diatas gunung, dan berharap untuk bisa menemukan Totoro (biasanya Totoro tidak bisa ditemui, hanya Mei yang berhasil menemuinya saat tidak sengaja menemukan jalan kerumah Totoro). Totoro yang berhasil ditemukan Satsuki bersedia membantunya, dia memanggilkan Nekobasu untuk mengantar Satsuki kepada Mei. Setelah itu, mereka bersama-sama pergi ke rumahsakit untuk memberikan jagung kepada ibunya.

nekobustree

(Satsuki dan Mei yang telah tiba di rumahsakit, dan bahagia mendapati keadaan ibu mereka yang telah membaik)

scrototo2

totoro-allsleep

Film ini cocok untuk ditonton seluruh kelurga, karena isi cerita, animasi dan musik yang menawan. Saya beri rating film ini 5/5.

Iklan

Studio Ghibli (Jiburi)

ghibli

(www.wikipedia.org) Logo studio ghibli ~ tokoh dalam film Tonari no Totoro

Ghibli adalah sebuah nama studio anime Jepang yang telah menghasilkan banyak anime atau kartun yang sudah mendunia. Salah satunya adalah “Spirited Away”, sebuah anime Jepang yang berhasil meraih Oscar untuk kategori film animasi. Tetapi bukan film itu yang akan saya bahas, tetapi studio Ghibli-lah yang ingin saya angkat.

Studio Ghibli, berdasarkan informasi yang saya dapat dari wikipedia, didirikan tahun 1985 dan dipimpin oleh Hayao Miyazaki. Kebanyakan film-film animasi, disutradarai oleh Hayao Miyazaki sendiri. Tetapi ada beberapa yang disutradarai oleh orang lain, diantaranya adalah “Hotaru no Haka” atau Kuburan Kunang-Kunang (film bukan animasi produksi Ghibli  ini sangat sedih, ditonton berkali-kali pun tetap mengiris hati), disutradarai oleh Isao Takahata.

Film-film animasi Ghibli kebanyakan diangkat dari buku cerita anak-anak, baik karya orang Jepang sendiri maupun karya orang asing. Seperti film “Hauru no Ugoku Shiro” atau Kastil Bergerak Howl (film paling menarik Ghibli, versi saya) diadaptasi dari sebuah buku karya penulis Inggris, Diana Wynne Jones. Saya jadi ingin membaca versi bukunya, tetapi sayang buku tersebut tidak dapat saya jumpai di toko buku (mungkin belum dibeli hak terbitnya oleh penerbit Indonesia).

Saya pertama kali mengenal karya Ghibli, ketika menonton film VCD Jepang yang dibawa dosen saya untuk ditonton bersama-sama. Judul film itu “Tonari no Totoro” yang artinya tetangga Totoro, film ini ceritanya simpel tetapi sarat makna dan sangat indah (nanti akan saya bahas dikemudian hari). Setelah itu, saya berusaha mencari atau meminjam film-film Ghibli lainnya. Bertahun-tahun saya akhirnya berhasil memiliki beberapa DVD atau VCDnya, tetapi beberapa diantaranya dipinjam teman dan sampai saat ini belum dikembalikan -_-